Mengapa Hasil Turnitin Bisa Naik Turun? Ini Penjelasan dari Sistemnya

Featured blog image
Umum 6 min read

Mengapa Hasil Turnitin Bisa Naik Turun? Ini Penjelasan dari Sistemnya

TC

Tim CekIN

Information & Marketing

Turnitin, sebagai salah satu alat pendeteksi kesamaan teks terkemuka di dunia akademik, seringkali menimbulkan pertanyaan di kalangan pengguna. Salah satu kebingungan yang umum muncul adalah mengapa hasil Turnitin bisa naik turun, bahkan pada dokumen yang sama. Fluktuasi skor ini bukanlah tanpa alasan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks dalam sistem kerjanya.

Fenomena hasil Turnitin yang tidak konsisten ini bisa sangat membingungkan, terutama bagi mahasiswa atau peneliti yang sedang berusaha memastikan orisinalitas karya tulis mereka. Dari satu pengecekan ke pengecekan berikutnya, persentase kesamaan yang dilaporkan bisa berubah drastis, kadang naik signifikan, kadang pula menurun. Penting untuk memahami mekanisme di balik perubahan ini agar dapat menginterpretasikan laporan dengan benar.

Salah satu penyebab utama fluktuasi hasil Turnitin adalah pembaruan database sistem. Turnitin terus-menerus mengindeks miliaran halaman web, jurnal akademik, dan basis data publikasi lainnya. Artinya, konten baru yang diunggah ke internet atau diterbitkan di jurnal setelah pengecekan awal dapat menjadi sumber kesamaan baru pada pengecekan berikutnya. Hal ini dapat menyebabkan skor meningkat jika ada sumber yang sebelumnya tidak terdeteksi kini sudah terindeks.

Selain itu, pengaturan repositori dan opsi pengecekan juga memainkan peran krusial. Ketika sebuah dokumen diunggah, institusi atau pengguna bisa memilih apakah dokumen tersebut akan disimpan dalam repositori Turnitin atau tidak. Jika dokumen disimpan dan kemudian diperiksa ulang (atau versi lain dari dokumen yang sama diperiksa), sistem akan mendeteksinya sebagai kesamaan dengan dokumen yang sudah ada dalam repositori tersebut, bahkan jika itu adalah karya Anda sendiri.

Faktor lain yang memengaruhi adalah perubahan pada pengaturan pengecekan oleh dosen atau administrator. Turnitin memungkinkan pengaturan filter untuk mengecualikan daftar pustaka, kutipan, atau persentase kesamaan yang sangat kecil. Jika pengecekan pertama menggunakan satu set filter dan pengecekan kedua menggunakan set filter yang berbeda, tentu saja hasil Turnitin akan berbeda secara signifikan. Misalnya, pengecualian kutipan dapat menurunkan skor secara drastis.

Silahkan Order : Pengecekan Turnitin 24 Jam

Kondisi saat melakukan re-submission (pengiriman ulang) juga merupakan penyebab umum mengapa hasil Turnitin bisa naik turun. Jika Anda mengirim ulang dokumen yang sama ke tugas yang sama tanpa ada waktu tunggu atau tanpa opsi untuk tidak menyimpan ke repositori, sistem bisa jadi mendeteksi kesamaan 100% dengan versi sebelumnya yang sudah tersimpan. Namun, beberapa pengaturan memungkinkan pengecekan ulang tanpa membandingkan dengan submisi sebelumnya dari pengguna yang sama pada tugas yang sama, yang bisa menghasilkan skor lebih rendah.

Perlu diingat bahwa Turnitin dirancang untuk mengidentifikasi kesamaan teks, bukan secara langsung memutuskan plagiarisme. Laporan Turnitin hanya menunjukkan di mana ada teks yang cocok dengan sumber lain yang ada dalam databasenya. Interpretasi terhadap laporan ini sepenuhnya berada di tangan pengajar atau penilai. Sebuah skor tinggi tidak selalu berarti plagiarisme, begitu pula skor rendah tidak otomatis berarti bebas dari indikasi plagiasi.

Memahami dinamika ini sangat penting. Setiap kali Anda melihat fluktuasi pada hasil Turnitin, disarankan untuk tidak panik. Sebaliknya, periksa kembali pengaturan yang digunakan, kemungkinan adanya pembaruan database, dan apakah ada versi sebelumnya dari dokumen yang sudah tersimpan. Komunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas pengecekan Turnitin juga bisa membantu mengklarifikasi perbedaan skor yang ada.

Dengan demikian, fluktuasi hasil Turnitin adalah cerminan dari kompleksitas sistemnya yang terus berkembang dan bergantung pada berbagai parameter. Pemahaman yang komprehensif tentang faktor-faktor ini akan membantu pengguna dalam mengelola dan menginterpretasikan laporan kesamaan teks secara lebih akurat dan tepat. Pastikan untuk selalu meninjau laporan secara detail untuk memahami sumber-sumber kesamaan yang terdeteksi.